Bahar bin Smith Bebas Disambut Pengikut, Publik: Jangan Ada Klaster Corona Baru

–>

Suara. com kepala Video Bahar bin Smith bebas viral di media sosial. Dalam video yang berputar tampak Habib Bahar disambut oleh kerumunan orang. Peristiwa ini pula tak luput dari kritikan warganet.

Habib Bahar bin Smith disambut oleh kerumunan orang era tiba di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, Kampung Kemang, Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat usai terhindar dari Lapas Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Sabtu (16/5/2020).

BACA JUGA: Bebas sebab Penjara, Habib Bahar Disambut Kelompok Orang Tanpa Jaga Jarak

Dalam video pendek berdurasi 30 detik yang diterima Suara. com, Bahar pulang dengan menaiki mobil berwarna putih. Sesampainya di tempat tinggal pesantren pimpinannya, ia membuka jendela atap mobil kemudian menyapa orang-orang yang menyambutnya.

Habib Bahar kemudian melambaikan tangan sambil ikut bernyanyi bersama orang-orang yang menyambutnya.

Massa yang menerima terlihat tidak mengindahkan aturan menggembala jarak atau social distancing, sebagaimana protokol kesehatan saat pandemi virus corona Covid-19. Bahkan ada beberapa yang tidak menggunakan masker.

Sejumlah pengguna media sosial pun menanggapi hal tersebut.

Salah satu video diunggah ulang oleh pemakai Twitter dengan akun @MurtadhaOne1. Warganet pun meninggalkan komentar di gambar ini.

“Jangan ada yang kena Covid-19. Mudah-mudahan sehat semua. Sayang tenaga medis kalau ketemu bani adam seperti ini, ” tulis @bambangmul*****.

“Ckckck, kapan lengkap? Kalau sakit jangan bawa-bawa ke orang lain, ” tulis @Tere_on****.

“Ntar kalau datang positif, jangan nyalahin pemerintah. Udah tahu dilarang, masih aja kumpul-kumpul kayak begitu. Ampun deh, ” tulis @caitlinlaur****.

Bahar bin Smith Sempat Ogah Dapat Asimilasi dari Jokowi, Sekarang kenapa Mau?

Terdakwa kejadian dugaan penganiayaan terhadap remaja Bahar bin Smith (kiri) bersalaman dengan kuasa hukumnya seusai menjalani sesi lanjutan dengan agenda pemeriksaan bukti di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/4). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Pendakwah  Bahar bin Smith, pada Sabtu (16/5/2020), bebas dari penjara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat setelah menyambut program asimiliasi dari pemerintah Kepala Joko Widodo.

Habib Bahar, demikian ia akrab disapa, divonis penjara 3 tahun pada Juli 2019 sebab menganiaya anak di bawah umur. Baru sekitar separuh masa tangsi, kini ia sudah bebas.

Uniknya pada April 2020 kemarin, salah pengacara Bahar bin Smith mengaku kliennya menegasikan bebas karena asimiliasi. Alasannya sebab Bahar tak ingin berhutang watak pada rezim Jokowi dan sedang ingin mengajar agama di pada penjara.

Ichwan Tuankotta, Pengacara Bahar bin Smith, ketika dikonfirmasi kembali dalam Sabtu soal alasan kliennya menerima pembebasan karena  asimilasi, memberi sahutan diplomatis.

“Tugasnya mengajar sudah selesai, ” kata Ichwan.

Sementara menurut Kalapas Pondok Rajeg Ardian Nova, Bahar bin Smith mendapat program asimilasi lantaran Kementrian Hukum dan HAM sebab sudah melewati separuh masa balasan.

“Karena memang sudah waktunya mas sesuai peraturan menteri yang berlaku. Serasi dengan mekanisme peraturan menteri adat dan HAM, Permenkumham yang 10 2020, ” jelas Ardian.

Penjelasan yang sama juga disampaikan Ardian dalam April kemarin, menanggapi komentar advokat Bahar bin Smith yang mengucapkan sang pendakwah ogah keluar sejak penjara karena menolak ikut dalam program asimilasi pemerintah.

“Kalau Habib Bahar belum masuk asimilasi, soalnya belum menjalani setengah masa pidananya, ” jelas Ardian pada Jumat 3 April 2020 lalu.

Categories