Terjemahan Zona Hijau, Kuning, Oranye, serta Merah dalam Peta Penyebaran Corona

–>

Pandangan. com – Peta penyebaran virus corona di Nusantara telah dilengkapi dengan zona warna sesuai kategori berdasarkan tingkat efek yaitu zona hijau, zona pelit, zona oranye dan zona merah.

Berdasarkan Color Zone Pandemic Response Version yang disusun oleh Chen Shen dan Yaneer Bar-Yam dari New England Complex Systems Institute, 4 zona warna virus corona tersebut ditentukan untuk mengategorikan ketinggian efek penularan virus.

Lantas apa saja interpretasi dari pemberian kode warna untuk zona hijau, zona kuning, kawasan oranye, dan zona merah tersebut? Berikut ulasannya.

Arti Zona Hijau

Zona Hijau Covid-19 adalah Negara atau wilayah tanpa kasus dengan dikonfirmasi atau dengan beberapa pelancong yang terinfeksi yang datang sejak negara lain.

Tindakan yang diambil:

1. Menggalakkan kesadara masyarakat, termasuk mekanisme penularan penyakit dan penghindaran (jarak wujud, cuci tangan, masker).

2. Kembangkan proses tes cepat untuk menguji gejala pada warga setempat

3. Lakukan tes segera di perbatasan tempat seseorang bepergian dari Zona Kuning atau Oranye guna mengidentifikasi gejala yang dialami seseorang, seperti demam atau batuk darah.

Tes juga dilakukan pada penumpang yang menaiki kendaran yang sama secara orang bergejala tersebut.

Jika hasilnya tentu, maka wajib karantina selama 14 hari sejak dikonfirmasinya kasus, termasuk pada para penumpang, awak, serta sopir. Informasikan hasil tersebut dengand aerah asal agar ditindak lanjuti.

4. Wajib karantina selama 14 hari untuk seseorang yang berisiko, tercatat semua pendatang dari Zona Abang.

Baca juga : Alhamdulillah, Tiga Daerah Ini Zona Hijau di Tengah Pandemi COVID-19

Arti Zona Kuning

Negara atau daerah dengan kaum kasus penularan lokal, tetapi tanpa kelompok penularan komunitas (misalnya Singapura, Jerman).

Tindakan yang diambil:

1. Semua tindakan di Zona Hijau

2. Identifikasi relasi dari kasus yang dikonfirmasi (pelacakan kontak), dan uji, pantau & / atau isolasi sendiri.

3. Tegakkan perlindungan diri termasuk jaga jaak fisik, cuci tangan, dan bersusila bersin.

4. Sering memantau kondisi kesehatan tubuh kelompok orang yang mengalami kontak sosial yang sering, terutama dalam daerah penularan lokal, demi membaca dini terjadinya kasus virus serta wabah.

5. Mendesak warga untuk menghindari pertemuan di ruang tertutup yang tidak terlalu penting.

6. Memberi perlindungan suntuk untuk staf medis.

Menangkap juga: Kota Bandung Masuk Zona Kuning, Oded Siapkan Strategi Baru

Arti Zona Oranye

Negara atau wilayah yang berjajar dengan Zona Merah atau secara kelompok kecil (misalnya Jepang).

Tindakan yang diambil:

1. Melakukan semua tindakan dalam Zona Kuning

2. Mengetatkan perlindungan diri termasuk penggunaan masker.

3. Menunda atau meniadakan pertemuan dan acara yang tak penting

4. Mendisinfeksi tempat umum

5. Melayani tes secara aktif kepada semua orang dengan gejala

6. Meningkatkan daya dan kecepatan uji.

Arti Daerah Merah

Zona merah adalah negara atau daerah yang telah membela transmisi komunitas (mis. China, Korea Selatan, Italia)

Tindakan yang diambil pada zona merah corona atau daerah merah covid-19 ini adalah jadi berikut:

1. Menerapkan semua tindakan di Zona Oranye

2. Menangguhkan kegiatan sekolah, tempat ibadah, dan bisnis

3. Membatasi kunjungan hanya untuk tujuan penting

4. Melaksanakan karantina, menjaga orang-orang di panti mereka dan mengirimkan kebutuhan dengan meminimalisir kontak langsung

5. Mengarantina peristiwa positif

6. Melakukan galvanasi atau mas lapisan perlindungan untuk sumber daya logistik dan medis si wilayah karantina

7. Menyediakan fasilitas dan layanan kesehatan terpisah untuk seseorang yang terinfeksi.

8. Membuat berbagai tingkatan rumah sakit untuk memisahkan dan menggarap kasus berdasarkan tingkat keparahan per.

Baca juga: Daftar 62 RW Zona Merah Virus Corona di Jakarta Diberlakukan PSBB Lokal

Itulah arti dari kategori zona hijau, zona kuning, daerah oranye, dan zona merah di peta penyebaran virus corona.