Kebakaran Rumah di Samarinda, Satu Bani Meninggal

Enam orang di dalam rumah sedang terlelap, ketika api tiba membesar. Lima orang diantaranya bayi berusia enam bulan selamat. Naas, satu anak tertinggal dan tewas terbakar

SuaraKaltim. id – Sebuah rumah di Jalan Lempake Tepian, Kecamatan Samarinda Utara melalak. Kebakaran mengakibatkan satu penghuni sendi meninggal dunia,   korban berumur tujuh tahun.

Kapolsek Sungai Pinang,   AKP Rengga Puspo Saputro  menyebut, satu korban meninggal adalah bujang pemilik rumah. Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena korsleting listrik.

“Untuk pasal pasti dari kejadian masih dalam penyelidikan, namun dugaan awal kelanjutan korsleting listrik, ” kata tempat, Sabtu (5/9/2020).

Dijelaskan Rengga, kebakaran itu merupakan kebakaran tunggal. Namun, suasana api cepat besar lantaran melahap bagian rumah yang berbahan kayu. Ketika api mulai menyambar seisi rumah, seluruh penghuni sedang terlelap, sekira pukul 22. 04 Wita (4/9/2020).

Mereka tidak menyadari musibah kebakaran itu. Tercatat, sebanyak enam karakter penghuni didalam rumah. Lima diantaranya berhasil terselamatkan  walau menderita luka bakar. Sedang satu orang lainnya, tak sempat diselamatkan dan ditemukan tewas terbakar.

“Satu keluarga ini ada didalam rumah, total ada enam orang. Si ibu dengan empat anak  mengalami luka bakar, lengah satunya masih bayi. Sedang utama anak lainnya tewas terbakar, ” ungkapnya.

Kelima korba luka bakar  sudah dilarikan ke Rumah Sakit Ijmal Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie. Sementara korban tewas terbakar telah berhasil dievakuasi oleh jajaran Bagian INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda. Jenazah korban dibawa langsung dibawa ke Kamar Jenazah.  

“Korban luka menjilat sudah dilarikan ke rumah melempem, juga dengan bayi yang sedang berusia enam bulan, ” pungkasnya.

Kontributor: Arditya Abdul Azis