Kacau, Warga Temukan Pria Sebatang karang Tewas di Gubuk, Badan Membengkak

Jasad Iyus ditemukan didalam gubuk yang dihuninya seorang muncul di Ciracap Sukabumi, Sabtu (5/9/2020). [Ist]

Iyus diketahui telah menetap di rumah tersebut selama 11 tahun dan hidup satu batang kara.

Suara. com – Warga Kampung Cibuaya, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, heboh setelah seorang petani ditemukan tak bernyawa di gubuknya.

Petani bernama Iyus (65) itu ditemukan dalam posisi tidur ganjil dan jasadnya sudah membengkak pada dalam rumahnya.

Penemuan mayat pria dengan hidup sebatang kara ini bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau menyengat dari rumah Iyus.

Lalu warga bersama Ketua RT setempat mengontrol ke rumah Iyus di dalam, Sabtu (5/9/2020) sekira pukul 11. 00 WIB.

“Pak RT, Pa kadus, tokoh masyarakat kemudian mendobrak rumah Iyus dari bagian belakang. Jasadnya ditemukan di dalam rumah, ” kata Ketua Sarda Kabupaten Sukabumi Okih Fajri.

Iyus diketahui telah bermukim di rumah tersebut selama 11 tahun dan hidup sebatang kara.

Dia mendirikan gubuk di lahan salah seorag warga yang memberikannya izin untuk tinggal.

“Dari laporan yang awak terima, almarhum ini sehari-hari bercocok tanam (menggarap lahan), sering jualan pisang, ubi, ” pungkas Okih.

Kapolsek Ciracap, AKP Solikhin yang dikonfirmasi Sukabumi Update —jaringan Pandangan. com —menjelaskan tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan.

“Karena tidak tersedia sanak sodara, hasil musyawarah secara warga, kami makamkan sekira jam 13. 00 tadi di depan gubuk yang ditempati almarhum, ” jelasnya.