Dinyatakan Reaktif, Jenazah R Tidak Dimakamkan Dengan Protokol Covid-19

–>

Pandangan. com – Jenazah R (50), warga Koja, Jakarta Utara dinyatakan meninggal dengan status reaktif Covid-19. Namun, ia justru tidak dimakamkan oleh pihak rumah sakit dengan protokol Covid-19.

Salah mulia keluarga korban, Uwin bercerita bahwa R sudah masuk salah utama rumah sakit di Jakarta Mengadukan dengan keluhan sesak nafas semenjak 30 Agustus 2020, R kendati langsung dites swab Covid-19 tetapi hasilnya belum keluar.

“Panas di dada, pada lambung. Terus ya lambungnya kerap sakit. Semacam itu dan sesak nafas, terus dibawa ke RS, ” kata Uwin saat dikonfirmasi Suara. com, Minggu (6/9/2020).

Kemudian, setelah melakukan perawatan selama dua hari, tiba-tiba R mengeluh sesak makin payah, namun dia tidak mendapatkan perlakuan maksimal dari rumah sakit.

Petugas pemakaman memakamkan jenazah kasus COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (26/4). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

“Jadi bapak pas malem-malem itu gak papa. Masih nganterin ke dunia mandi, suapin makanan. Paginya nyesek. Manggil suster. Nah susternya tersebut hanya sendirian. Udah dipanggil, sus ini gimana? Susternya diem bengong main hp. Baru dia pegari, ” ungkapnya.

Uwin pun berusaha dikerjakan pertolongan pertama dengan memberikan minyak kayu putih kepada R, lamanya respon dari rumah sakit membina Uwin berniat memindahkan R ke rumah sakit lain.

“Saya keluar sedia manggil om suruh ke pelabuhan (RS Pelabuhan). Tapi  ternyata udah meninggal, ” ucap Uwin.

Setelah menunggu 3 hari hingga meninggal dunia, buatan swab R tak kunjung muncul, namun rumah sakit memutuskan buat menuliskan riwayat kematian R secara status reaktif Covid-19.

“Kalau ditulisnya Covid. Nah hasilnya gak keluar-keluar. Tetangga yang ngurus. Setelah mengurus, diganti jadi reaktif, ” lanjutnya.

Uwin serupa mengungkapkan bahwa setelah meninggal negeri, proses pemulasaran jenazah R sepenuhnya dilakukan oleh keluarga dan keluarga tanpa protokol Covid-19, pihak vila sakit kata Uwin enggan menyelenggarakan jenazah R.