Siap-siap! Ini Waktu Hari Tanpa Bayangan di Sumbar Menurut BMKG

–>

Suara. com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Medan Panjang, Sumatera Barat memperkirakan kulminasi utama matahari atau disebut sebagai hari tanpa bayangan akan berlaku di sejumlah wilayah di daerah itu.

Kepala Seksi Data dan Fakta BMKG Padang Panjang, Mamuri mengucapkan, kulminasi utama merupakan fenomena masa matahari tepat berada di kondisi paling tinggi dengan deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat.

Selain itu dalam saat matahari akan tepat berharta di atas kepala pengamat, isyarat benda yang tegak seakan tampak menghilang karena bertumpuk dengan kekayaan itu sendiri.

“Maka banyak yang menuturkan bahwa hari kulminasi utama tersebut dikenal sebagai hari tanpa bayangan, ” ujar dia seperti dilansir Antara .

Fenomena keadaan tanpa bayangan tersebut hanya terjadi dua kali dalam setahun serta waktunya pun tidak jauh zaman matahari berada di khatulistiwa.

Menurut tempat, hal itu terjadi karena menetapi posisi Indonesia yang berada pada sekitar ekuator.

“Hari tanpa bayangan biasanya terjadi pada tengah hari, dalam saat itu matahari tepat berharta 90 derajat di atas barang atau badan kita, ” sirih dia.

Karenanya bayangan tersebut akan jatuh pas di dasar benda atau pada bawah kaki seseorang. Sehingga tampak seolah-olah bayangan tersebut tidak tersedia.

“Fenomena hari tanpa bayangan tersebut diperkirakan akan terjadi pada 21 hingga 27 September 2020, ” prawacana dia.

Lebih lanjut ia menyebutkan sebesar wilayah di Sumbar yang menemui kulminasi matahari pada 21 September 2020 diperkirakan terjadi di wilayah Simpang Empat pada 12. 13 WIB dan Lubuk Sikaping dalam pukul 12. 12 WIB.