Masyarakat Petamburan Tolak Tes Swab, Satgas: Di Jakarta Bisa Didenda Rp 5 Juta

Pandangan. com – Ujung Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Resi Adisasmito, meminta masyarakat untuk tak menolak pemeriksaan tes Swab PCR. Penolakan tersebut dapat menghambat pengerjaan Covid-19.

“Kami juga ingatkan kepada umum untuk tidak menghalang-halangi upaya aparat yang akan melakukan pemeriksaan. Kegiatan menghalang-halangi ini akan menghambat cara penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah, ” ujar Wiku dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Pernyataan Wiku menyusul banyaknya warga di Petamburan, Jakarta Pusat yang menolak dites Covid-19 yang digelar di Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya. Padahal mereka sudah berkerumun untuk menyambut imam tinggi Rizieq Shihab.

Wiku menuurkan, tes swab tersebut diperlukan untuk melacak pasien Covid-19 klaster acara Habib Rizieq.

Baca Juga: Minta Rizieq Tes Covid, Bima Arya: Beliau Cipika-cipiki secara Orang Banyak

Menurutnya, sejumlah daerah di Indonesia sudah memiliki hukuman bagi warga yang menolak tes swab. Salah satunya di Pemprov DKI Jakarta.

Berdasarkan Pasal 29 Susunan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2020 mengenai Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, masyarakat yang menolak tes swab, akan dikenakan sanksi dengan dam Rp 5 Juta.

“Di berbagai daerah seperti DKI Jakarta terdapat sanksi yang akan dijatuhkan kepada bangsa yang melakukan tindakan tersebut, ” tutur dia.

Masyarakat kata Wiku, perlu pandangan bahwa pemeriksaan yang dilakukan aparat kesehatan merupakan upaya deteksi dini, agar masyarakat dan kontak terdekatnya yang positif Covid-19 dapat cepat ditangani dengan baik.

“Jadi kami harap kerja sama dari seluruh warga masyarakat dalam rangka mengendalikan Covid-19 ini, ” ucap Wiku.

Baca Juga: Bima Arya Desak RS UMMI Bogor Lakukan Tes Covid-19 ke Habib Rizieq

Lebih lanjut, Satgas juga berkomitmen untuk dapat menggambarkan kalster tersebut secepat mungkin,

Hal itu dilakukan agar masyarakat yang terpapar, bisa segera ditangani.

“Jadi satgas berkomitmen untuk dapat memetakan kalster tersebut secepat mungkin, ehingga mereka dengan hasil tesnya positif dapat segera memperoleh treatmen yang baik & sesuai standar. dengan demikian itu dapat lekas sembuh, ” katanya.