Diperiksa Lebih dari 11 Jam, FPI Belum Terima Surat Penahanan Kekasih Rizieq

Suara. com – Sekertaris Ijmal Front Pembela Islam (FPI), Munarman mengemukakan pihaknya belum menerima tulisan penahanan terhadap Rizieq Shihab sesudah 11 jam lebih pemeriksaan.

“Belum ada surat perintah penahanan atau surat penahanan. Tapi surat perintah interpretasi sudah ada, ” katanya pada Jakarta, Sabtu malam (12/12/2020).

Munarman mengaku belum memahami alur penyidikan perkara gerombolan di Petamburan, Jakarta Pusat, tenggat menjelang Sabtu dini hari.

“Besok, beta belum tahu. Ini dua tanda lagi mau apa saya belum tahu, ” katanya.

Baca Juga: Bantah Polisi, Munarman: Habib Rizieq Muncul karena Ksatria

Munarman juga menodong wartawan untuk tidak berasumsi sekitar kemungkinan Rizieq akan ditangkap sebab polisi.

“Tidak ada. Itu pertanyaan dengan tidak bisa kita jawab. Itu masih nanti seandainya-seandainya, ” cakap Munarman saat dikonfirmasi wartawan seputar kemungkinan Rizieq akan ditangkap

Terkait maklumat polisi yang akan menangkap Rizieq, Munarman menganggap hal itu jadi sesuatu yang tidak wajar pokok tokoh FPI itu ditangkap pada kantor polisi.

“Pertama-tama lucu saja ditangkap, akan tetapi di kantor polisi. Kedua dia datang tadi itu sebagai temperamen kesatria dari beliau dan beliau menunjukkan bahwa beliau warga negara yang taat hukum, ” katanya.

Rizieq dipanggil polisi terkait perkara kelompok yang ditimbulkan oleh acara pernikahan putrinya, Shafira Najwa Shihab, dengan kemudian dilanjutkan dengan acara Maulid Nabi pada 14 November 2020 di kawasan Petamburan, Jakarta Sentral.

Baca Juga: Sudah 12 Jam Buah hati Rizieq Diperiksa, Munarman: Belum Mendalam Substansi

Rizieq tiba di Mapolda Metro Jaya pada pukul 10. 30 WIB dengan didampingi Munarman beserta kuasa hukum. Polda Metro Jaya sebelumnya telah menetapkan lima tersangka lainnya dalam perkara itu. [Antara]