Majukan UMKM, Masjid Istiqlal dan BIG Indonesia Luncurkan Program Halal

Suara. com – Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di negeri, sertifikat halal di Indonesia sangatlah penting untuk keyamanan umat. Tapi sayangnya, program halal di Negeri di anggap masih terlalu mungil, bila dibandingkan dengan negara tetangga.

Akan kenyataan itu, Badan Pengelola Langgar Istiqlal bersama Big Indonesia mengeluarkan program Istiqlal Indonesia Halal Centre (IIHC). Hal itu terungkap dalam webinar Nasional dengan tema “Membangun Startup Halal Indonesia Berdaya Saing Global” yang digelar baru-baru tersebut.

“Poin yang sangat penting yang akan dikembangkan oleh IIHC adalah kolaborasi ekosistem halal program, ” ujar Pemimpin Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar di sela-sela acara.

Menurut Nasaruddin Umar, program halal di Indonesia sederhana jauh dibanding dengan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand bahkan Jepang. Padahal, jumlah penduduk muslim di Indonesia jauh lebih besar dalam banding negara tetangga lainnya.

Baca Juga: Masjid Istiqlal Berbenah, Ingin Maka Pusat Wisata Religi Global

Webinar bertajuk “Membangun Startup Halal Indonesia Berdaya Saing Global” yang digelar Masjid Istiqlal. [dokumentasi pribadi]

“Thailand dan Jepang umat Islamnya itu tidak sebesar Indonesia, namun mereka begitu ambisius menjadi majikan rumah terhadap program halal, ” kata Nasaruddin menambahkan.

Masjid Istiqlal sendiri kini tengah menginisiasi dan menggelar beragam kegiatan strategis dalam dunia peribadatan, dakwah, pendidikan, sosial, ekonomi dan digital.

Masjid Istiqlal memiliki daya dalam berkontribusi mendorong percepatan kemajuan ekonomi kerakyatan. Hal ini dipandang dari banyaknya jumlah jemaah & pengunjung masjid pada setiap keadaan yang dapat diprediksi sebagai captive market.

Buat memenuhi kebutuhan para pengunjung & jemaah, Masjid Istiqlal bermitra dengan pelaku usaha mikro, kecil & menengah (UKM) makanan, minuman (kuiliner nusantara), cenderamata Istiqlal, cenderamata nusantara, busana muslim, dan sebagainya.

“Istiqlal siap terutama untuk UKM, apa serta bagaimana jaminan produk halal. Bagaimana bisa menjadi ranah ekonomi keluaran halal ini menjadi suatu yang menjanjikan di masa depan, ” imbuh Nasaruddin.

Membaca Juga: Ubah Rancangan, Masjid Istiqlal Ingin Jadi Tengah Wisata Religi Global

Program IIHC mengusung 5 poin khusus. Yaitu, inkubator dan akselerator produk halal Indonesia; platform aplikasi E-Istiqlal 2021; galeri produk halal; area store atau kawasan jual beli keluaran halal; dan co-working space bersama-sama pelaku IKM dan UMKM Indonesia.